Breaking News

Jumat, 21 November 2014

Lingkungan Kebun (Narasi)







Ketika bangun di Minggu pagi, aku bergegas membuka jendela dan menikmati udara yang segar serta sinar matahari yang memberiku semangat. Hingga akhirnya menulis puisi tentang “Semangat Pagi” yang segera  aku posting di blog.


Hari itu memang menjadi hari yang cukup lega bagiku, tugas-tugas yang aku emban telah dituntaskan. Ingin rasanya mencari kesibukan yang membuat pikiran kembali fresh. Timbul niatan untuk mencari kesibukan tersebut. Rasanya ingin aku mengunjungi kebun dan sawah di dekat rumah sambil bermain, ku hampiri tanaman-tanaman berupa buah dan sayuran. Begitu indah melihatnya, aku menyukai lingungan indah seperti ini.


Tanpa siap-siap untuk mandi aku pun segera mulai mengitari kebun dan sawah mengajak keluargaku, melihat tanaman-tanaman, kebun tomat, sampai ladang bawang. Hingga aku hampiri ladang bawang, aku diajarkan oleh petani yang ada disitu, bagaimana merawat bawang dengan baik dan benar supaya mencapai panen.







Sampai diujung kepuasan, ku lampiaskan penat-

penat sejauh ini, aku bermain pada sekitar sawah bawang dengan menceburkan kaki di gumparan air di sawah tersebut yang padahal berguna untuk menjaga kelembaban bawang.

Hari itu menjadi kenikmatan untuk membuat pikiran kembali fresh. Dengan kaki yang berbekas lumpuran tanah aku pun pulang dengan membawa semangat untuk kembali mempersiapkan diri mengembani tugas-tugas yang akan dijumpai lagi.


Setibanya dirumah aku mandi, lalu sarapan sembari menikmati hasil tani yang telah dirawat dengan baik.

Bersama keluarga tercinta, hari kami menjadi semakin baik untuk bersemangat mengejar cita-cita.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates