Breaking News

Selasa, 01 November 2016

SIMULASI SISTEM ANTRIAN MENGGUNAKAN PROMODEL DI SPBU JALAN AKSES UI KELAPA DUA DEPOK

BAB 1
PENDAHULUAN

1.         Latar Belakang
            Pada jaman modern sekarang ini semua dituntut serba cepat, Hal ini dikarenakan semakin bertambahnya jumlah populasi penduduk didunia, perkembangan teknologi dan pembangunan yang ada disegala bidang juga berlangsung dengan cepat. Suatu perusahaan dibidang jasa maupun manufaktur harus mampu memberikan pelayanan yang cepat serta terbaik sesuai dengan keinginan pelanggan untuk memenuhi kebutuhannya mengingat akan jumlah populasi yang banyak tersebut. Jasa merupakan sektor ekonomi yang berkembang secara cepat dan jasa merupakan sektor ekonomi terbesar dalam masyarakat maju (Heizer, 2004). Di Indonesia sendiri, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi diikuti dengan pertumbuhan sektor jasa dan diiringi oleh pertumbuhan tenaga kerja di sektor tersebut. Sejak tahun 2011, kontribusi sektor jasa terhadap total lapangan kerja, lebih besar dibandingkan dengan kontribusi sektor tradable (Bappenas, 2012).
            Perkembangan perekonomian yang semakin cepat pada era globalisasi sekarang ini, membuat kita sadar bahwa kecepatan dan kelemahan waktu sangatlah penting, dimana kemajuan teknologi yang membuat kita merasa ingin serba praktis dan efisien. Kota-kota besar di Indonesia yang jumlah penduduknya juga besar dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai masalah antrian dalam sistem jasa pelayanan, baik pada lembaga pemerintah maupun lembaga swasta. Antrian timbul karena banyaknya individu yang membutuhkan jasa pelayanan pada waktu yang bersamaan. Sistem antrian dalam kehidupan nyata akan dapat kita temui seperti pada antrian pembelian tiket kereta api, pembelian tiket bioskop, deretan mobil yang mengantri di pintu tol, antrian teller bank, antrian pembelian bahan bakar di SPBU dan sebagainya.
            Seperti antrian SPBU yang berlokasi di Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok. Merupakan salah satu pengisian bahan bakar untuk kendaraan, dimana setiap harinya banyak masyarakat yang melakukan pengisian bahan bakar seperti premium, pertalite, pertamax, dan solar, karena SPBU sangatlah dibutuhkan masyarakat. Untuk mendapatkan jasa pelayanan dalam pembelian bahan bakar minyak, tidak jarang masyarakat harus mengantri terlebih dahulu sebelum memasuki sistem pelayanan. Agar tidak terjadi antrian yang terlalu panjang untuk memasuki sistem pelayanan, maka diperlukan peningkatan pelayanan untuk meminimalkan waktu rata-rata kendaraan menunggu dalam antrian dan sistem pelayanan.
            Oleh sebab itu, untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pelayanan di SPBU maka dilakukan analisis dengan pendekatan simulasi. Sistem pelayanan SPBU direpresentasikan ke dalam model lalu dilakukan simulasi. Kemudian hasil simulasi tersebut dianalisis dan dilakukan perbaikan dengan cara mengembangkan model awal ke dalam beberapa skenario alternatif dan dipilih solusi yang terbaik.

2.         Rumusan Masalah
        Semakin banyaknya masyarakat yang datang pada waktu-waktu tertentu membutuhkan jasa pelayanan pada waktu yang bersamaan, maka akan menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam hal terjadi antrian yang terlalu panjang untuk memasuki sistem pelayanan. Masalah tersebut diperlukan evaluasi dan perbaikan pada sistem pelayanannya.
  1. Apa saja yang menjadi faktor-faktor antrian SPBU terjadi antrian yang panjang?
  2. Mengapa diperlukan evaluasi sistem pelayanan  di di SPBU Jalan Akses UI Kelapa Dua Depok?
  3. Bagaimana mengetahui cara pengumpulan data yang baik dan benar?
  4. Bagaimana memodelkan sebuah sistem pelayanan antrian di SPBU Jalan Akses UI Kelapa Dua Depok?
  5. Bagaimana didapatkan solusi yang terbaik, apabila terdapat kekurangan dari sistem sebelumnya?

3. Tujuan
1. Mengetahui dan memahami sebuah sistem serta mensimulasikannya
2. Menganalisa sebuah sistem dengan menggunakan software Promodel
3. Mengetahui kinerja sistem antrian yang ada pada proses transaksi pengisian bahan bakar saat jam sibuk.
4. Memberikan solusi yang terbaik, apabila terdapat kekurangan dari sistem sebelumnya

4. Batasan
1. Penelitian dilakukan di SPBU Jalan Akses UI Kelapa Dua Depok
2. Penelitian hanya dilakukan pada pelayanan bahan bakar jenis premium untuk sepeda motor
3. Distribusi data antrian diasumsikan tetap selama 2 jam waktu pengamatan
4. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada jam 16.00 sampai dengan jam 18.00 dikarenakan pada waktu tersebut banyak para konsumen yang pulang kerja.

5. Frekuensi kedatangan tempat antrian diasumsikan sebanyak 1 orang dengan menggunakan FIFO


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates